Tuesday, May 29, 2007
Pieces 19
Saya pernah sangsi kepadanya.Saya juga tidak pernah memberikannya peluang untuk dia membuktikan cintanya.Adilkah, saya?

Benar, tak kenal maka tak cinta. Alhamdulillah, syukur pada Allah yang Amat Mengetahui.
Kesukaran yang datang berganti-ganti dengan bahagia menjadikan hidup ini indah. Tanpa gelap, maka cahaya tidak akan berdaya untuk bersinar. Tanpa sepi, apalah maknanya riang dan ceria tak akan bermakna tanpa duka.

Saya tahu saya perlu akur dengan ketentuan Allah. Semuanya sudah tertulis kemas. Pena telah diangkat dan dakwat telah pun kering. Berlakon dan membuat pilihan, antara dua jalan, baik atau buruk.

Selalunya, kita akan merasakan lelah dan tidak lagi mampu untuk bertahan. Ya, begitulah saya dua tiga hari lalu waima waktu ini.

Saya belajar dengan perit walaupun saya terlalu inginkan cerita indah pari-pari dalam menjalani kehidupan. Adakalanya , saya benar-benar tersungkur! Tak terdaya!
Ya Allah, syukur .

Bahagia adakalanya datang dengan wajah yang berbeza.Tapi, yakinlah, Allah Amat Adil. Pintu langit memang selalu terbuka dan rahmat berlari-lari turun.Mungkin saya terluka di tempat kerja tapi saya tahu di sekeliling saya ada ramai manusia yang mencintai saya.

Ibu, saya mencintaimu. Terlalu. Kedegilan saya barangkali sering membuatmu gusar. Kita memang tidak pernah sama.Engkau lebih tenang dan bersahaja. Saya cuma mahu dia tahu, dia cukup istimewa, bersama ayah. Kali ini, saat kau membisikkan nasihat, aku tahu ada cinta yang mengalir walaupun pada malam-malam lalu , bicaramu cukup keras. Terima kasih.

Teristimewa juga, buat adik-adik, gelak tawa kalian menyebabkan aku senang dan bahagia. Sungguh, aku tahu, Allah tidak pernah mengecewakan!

Kita memang akan diduga, ingatlah janji Allah di setiap kesusahan itu akan ada kesenangan.
"Terimalah semuanya sebagai tarbiyah, yang akan menjadikan kita lebih kuat.."
"Rezeki, bukan mereka yang menentukan, kalau Allah nak bagi..dia akan bagi.."
"Selalulah meminta pada Allah."
"Qiamullail.."
"Bertahanlah..."

Terima kasih, engkau membuktikan kesungguhan, cinta dan keprihatinanmu, naqibku.

"Jangan terlalu merasa memiliki dan jangan menomborduakan Tuhan.." nukil Faisal Tehrani dalam Tunggu Teduh Dulu.

Ya, setuju.
posted by hukamaque @ 10:32 pm  
1 Comments:
  • At 7:58 am, Blogger nor dalila said…

    salam... serasa terkena dengan setiap entry yg ditulis dalam blog ini...especially di kala diri ini sedang diuji dengan ujian yang maha berat... moga Allah memberi kekuatan untuk diri ini terus tabah menghadapi hari2 mendatang...

     
Post a Comment
<< Home
 
 
Tentang Kita
Ikatan Muslimin Malaysia :ISMA:
Selamanya Bermakna!
Koleksi

 

 

Links
Template by
Free Blogger Templates